fbpx

Cryptocurrencies

Bagaimana Kebijakan Regulasi Mata Uang Kripto yang Tepat?

Mata uang kripto, atau yang juga akrab disebut cryptocurrency, saat ini menjadi salah satu medium investasi dan transaksi yang mengalami peningkatan yang sangat pesat. Saat ini, kita bisa membeli berbagai produk mata uang kripto dengan sangat mudah melalui banyak sekali platform yang tersedia di dunia maya.

Tidak sedikit pula mereka yang mendapatkan banyak keuntungan dari investasi di produk-produk mata uang kripto. Keuntungan tersebut didapatkan dalam jangka waktu yang relatif sangat cepat, karena nilai dari mata uang kripto tersebut mengalami peningkatan yang sangat cepat dibandingkan dengan berbagai instrumen investasi lainnya.

Selain itu, banyaknya mata uang kripto yang bergerak sangat bebas tanpa adanya intervensi dari otoritas atau institusi negara juga menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang untuk menggunakan instrumen tersebut untuk melakukan transaksi. 

Dengan bebasnya pergerakan dan peredaran mata uang kripto, maka nilainya tidak bisa dimanipulasi oleh institusi pemerintahan yang berkuasa.

Dengan semakin banyaknya pengguna mata uang kripto, saat ini kita bukan hanya bisa menggunakan mata uang kripto untuk membeli berbagai produk-produk virtual seperti poin game, tetapi juga mencakup barang-barang nyata hingga kebutuhan kita sehari-hari. 

Tidak hanya itu, beberapa negara juga sudah melegalkan mata uang kripto sebagai legal tender, sebagaimana mata uang nasional yang diterbitkan oleh pemerintahan di negara tersebut.

El Salvador misalnya, belum lama ini menjadi negara pertama yang secara resmi menjadikan mata uang kripto, seperti bitcoin dan berbagai mata uang kripto lainnya, sebagai legal tender. 

Tidak hanya El Salvador, negara-negara lain juga perlahan-lahan mulai menjadikan mata uang kripto sebagai legal tender, diantaranya adalah Panama dan Ukraina (cnbc.com, 9/9/2021).

Tetapi, tidak semua pemerintahan bersedia untuk mengikuti langkah yang diambil oleh El Salvador, Panama, dan Ukraina. 

Tidak adanya peran institusi pemerintah dalam peredaran dan pengaturan mata uang kripto membuat tidak sedikit pemerintahan di berbagai negara di dunia menaruh kecurigaan yang besar terhadap produk ini. 

Beberapa langkah yang diambil tidak main-main, mulai dari melarang mata uang kripto digunakan sebagai alat transaksi yang sah, hingga melarang seluruh kegiatan yang berkaitan dengan mata uang kripto.

Lantas, bila demikian, bagaimana kita seharusnya menyusun kebijakan yang tepat terkait dengan kebijakan mata uang kripto?

                                              *

Perkembangan mata uang kripto saat ini seakan merupakan hal yang hampir mustahil dapat dibendung. Untuk itu, sangat penting bagi pemerintahan di berbagai negara di seluruh dunia untuk mampu membuat serangkaian aturan dan kebijakan regulasi yang tepat terkait dengan produk mata uang kripto ini.

Beberapa waktu lalu, lembaga advokasi konsumen internasional, Consumer Choice Center (CCC), menerbitkan makalah kebijakan yang membahas mengenai bagaimana pemerintahan negara-negara di dunia dapat menyusun regulasi yang masuk akal dan tepat terkait dengan mata uang kripto (Consumer Choice Center, 2021).

Makalah tersebut dalam pembukaannya memaparkan bahwa, sejak diperkenalkan pada tahun 2008, sektor mata uang kripto sudah mencapai nilai hingga 2 triliun dollar. Hal ini mencakup penambangan, pasar mata uang kripto, blockchains, dan lain sebagainya.

Meskipun membawa banyak manfaat, seperti memudahkan kita mengirim uang ke luar negeri, sebagai instrumen investasi, dan lain sebagainya, tetapi kita juga tidak bisa menutup mata dari berbagai potensi kejahatan dan juga penipuan yang terjadi melalui berbagai produk-produk mata uang kripto.

Untuk mencegah terjadinya hal tersebut, dan di sisi lain juga bisa mendapatkan manfaat yang luar biasa melalui mata uang kripto, CCC mengadvokasi beberapa kebijakan penting yang harus dapat diambil oleh pemerintah.

Kebijakan pertama yang sangat penting dan tidak bisa dilupakan adalah kebijakan yang berfokus untuk mencegah terjadinya penipuan dan kejahatan. Hal ini tentu sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan mata uang kripto. 

Dengan demikian, yang harus menjadi sasaran bukan produk mata uang kripto itu sendiri, melainkan berbagai penyalahgunaan yang dilakukan dengan menggunakan mata uang kripto tersebut.

Kebijakan kedua adalah pemerintah harus memiliki posisi netral terkait dengan perkembangan teknologi. Pemerintah dalam hal ini jangan sampai menjadi hakim yang memutuskan teknologi kripto apa yang menjadi pemenang yang bisa digunakan dan mana yang kalah. Konsumen lah yang harus menjadi penentu utama melalui mekanisme pasar yang bebas,

Kebijakan ketiga yang sangat penting adalah adalah adanya kebijakan pajak yang masuk akal untuk produk-produk kripto. 

Untuk itu, para regulator juga jangan sampai melihat mata uang kripto hanya sebagai alat untuk spekulasi, tetapi juga sebagai teknologi yang memiliki potensi besar untuk membawa manfaat yang sangat luas bagi konsumen dan masyarakat.

Kebijakan keempat adalah adanya kepastian hukum bagi produk-produk kripto. 

Dengan adanya kejelasan hukum, maka kebijakan tersebut akan membuka pintu yang luas bagi perusahaan dan inovator yang bergerak di sektor mata uang kripto untuk memiliki rekening bank, mendapatkan asuransi, dan berbagai hal lain sebagaimana usaha lainnya. Dengan demikian, inovasi akan semakin meningkat.

Keempat kebijakan inilah yang harus dapat diambil oleh berbagai para pengambil kebijakan di seluruh dunia agar regulasi mata uang kripto yang masuk akal dapat tercapai. Hal ini berlaku juga tidak hanya di luar negeri tetapi juga di Indonesia.

Sebagaimana negara-negara lain di seluruh dunia, fenomena berkembangnya penggunaan mata uang kripto, baik sebagai instrumen investasi atau transaksi, juga terjadi di Indonesia. 

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, pada bulan Maret tahun ini, setidaknya ada sekitar 3,5 juta – 4 juta pengguna mata uang kripto di Indonesia (iNews.id, 7/10/2021).

Angka 3,5 juta – 4 juta orang tentu bukan merupakan angka yang sedikit, dan berpotensi besar terus meningkat dari waktu ke waktu, mengingat sangat besarnya jumlah penduduk Indonesia dan akses internet yang semakin meluas.

Untuk itu, adanya kebijakan regulasi mata uang kripto yang masuk akal dan tepat merupakan langkah yang harus segera diambil oleh para pembuat kebijakan di Indonesia.

Dengan demikian, bila Indonesia mampu menyusun kebijakan tersebut, negara kita akan dapat mendapatkan banyak manfaat dari teknologi mata uang kripto, dan inovasi teknologi ini juga akan semakin meningkat.

Originally published here

The Smart Way to Think About Crypto Regulation

Within the usually boring procedure of shepherding another massive infrastructure bill through Congress last month, a fiery debate erupted over the future of cryptocurrencies and digital assets.

The Senate bill contained broad language to ensure tax and regulatory compliance on all cryptocurrency transactions, regardless of origin, as a revenue generator.

However, traditional financial transactions cannot compare to the complex algorithmic crypto world of mining, staking, rewards, and smart contracts. It is easy to see why many digital currency enthusiasts were alarmed.

In a hackneyed manner no one saw coming, the entire future of the crypto industry, including projects such as Bitcoin, Ethereum, Non-Fungible Tokens, and blockchains, was thrown into peril.

Amendments to adapt the language or delete it outright were proposed. But following Senate rules, even a single voice of opposition could kill them. Or, in this case, a desire to spend $50 billion more on defense spending killed them. And that was that.

To be clear, America deserves a fair and substantive debate on the nascent crypto space. If we are to consider regulation, we need testimony from innovators, entrepreneurs, advocates, and skeptics. Instead, we witnessed a collage pasting marathon, with proposals and taxes glued together without even a thought for millions of crypto consumers.

Most shockingly, however, the rules have actually very little to do with the innovative nature of the crypto space and everything to do with how much money legislators thought they could extract from the industry and token holders. This was laid bare in the Biden administration’s fact sheet on the infrastructure bill, which claimed the $1 trillion plan would be funded by “strengthening tax enforcement when it comes to cryptocurrencies.”

Despite the inelegance of these proposals, there are smart and consumer-friendly policies we can adopt on cryptocurrencies and crypto projects.

To begin, federal agencies can concentrate on the causes of fraud and abuse. With every successful crypto token or coin, there are dozens of scam sites or exchanges that defraud users or siphon all digital assets they can before they shut down, known in the industry as a “rug pull.”

By focusing resources on dishonest brokers and projects committing fraud, the government could save millions of consumers from losing their hard-earned money, all the while differentiating between bad actors and good ones. This would help boost confidence in the system overall.

Second, any crypto regulation should make technological neutrality a core tenet, meaning that government should not declare winners or losers. Just like the vinyl record was replaced by the CD-ROM and then the MP3, governments should not choose a preferred technology and instead allow innovation and consumer choice to make that determination.

The less than a decade-old crypto industry hosts an intense competition that rapidly changes each day. Whether through algorithmic mining (Proof of Work) or block validation (Proof of Stake), users and entrepreneurs are testing and adapting best practices. If the government endorses one method or outlaws another, because of environmental or technical concerns, it risks backing the wrong horse and stifling innovation.

Third, regulators must not pigeonhole cryptocurrencies only as investments fit for taxing, but rather as technological tools that empower consumers and foster innovation. A unique crypto asset class, separate from traditional securities, would help users benefit from the decentralization and encryption that these projects offer while ensuring reasonable taxation of gains.

Last, regulators must provide legal certainty to the budding crypto sector or risk pushing all crypto activity to the black market, where no rules or regulations will be followed. The disastrous effects of the Drug War on cannabis users or victims of 1920s Prohibition underscore this point.

Clear guidelines that allow crypto companies to open bank accounts, take out insurance, and compensate workers legally will safeguard innovation, continue to create value for entrepreneurs and consumers, and will allow firms to pay taxes and follow rules. This will be vital.

Legislators should view the crypto industry as a friend rather than a foe. With more opportunities will come more investment, more jobs, and more innovation – and that means we’ll all be better off.

Originally published here

Is this North Carolina Congressman hawking Bitcoin?

Sometime last week, Neeraj K. Agrawal, the communications director for the DC-based cryptocurrency think tank Coin Center, tweeted a link to an empty website: whitehouse.gov/bitcoin.pdf.

The idea he was trying to convey, in Internet speak, is that hopefully, one day we can look forward to the day when the Bitcoin whitepaper would be hosted on the White House’s website.

That would signal that the executive branch has endorsed elements of the cryptocurrency, and hosted the fundamental founding document to build confidence in the government using Bitcoin as a unit of currency.

That’s futuristic, crypto-fueled optimism that was nothing but a cheeky tweet in that moment.

Taking that to the next level, tech investor and entrepreneur Balaji Srinivasan put forward a challenge: which forward-thinking country or US state would host the Bitcoin white paper on their main domain?

Enter North Carolina Congressman Patrick McHenry.

U.S. Rep. Patrick McHenry (R-NC)

Hailing from Gastonia, a town I once worked in as a newspaper reporter, McHenry represents the 10th district in the northwestern part of the state, home to NASCAR drivers, the mighty Catawba River, and stretching to the stunning Blue Ridge Mountains.

He once represented part of Gaston County in the State House and was later elected to Congress as one of the youngest congressmen in 2004.

As the ranking member on the Financial Services Committee, McHenry has often been involved in regulatory debates and discussions on cryptocurrencies and financial projects, including Facebook’s Libra project.

At least in previous statements and letters, McHenry usually joined hands with his Democratic colleagues to oppose any competition to the US dollar, as we’ve noted in past press releases.

However, it seems McHenry is changing his tune on the future of innovation in the cryptocurrency space.

On Wednesday, he took on the challenge originally posted by Agrawal and followed by Srinivasan: he posted the Bitcoin whitepaper to his own website.

Not only that, but he stated that “policymakers should be on the side of innovation and ingenuity, which are vital to American competitiveness,” and urged his colleagues to join him.

Is this North Carolina Republican Congressman hawking Bitcoin? It seems the answer is yes.

Looking into it more, he’s grown more bullish on Bitcoin and tech-related financial services in the last two years and even clarified his position on why projects like Libra do not represent a true cryptocurrency.

Appearing on series of podcasts, including one with fellow Republican Congressman Dan Crenshaw, McHenry has been more vocal on why Bitcoin’s technology is like nothing before, and in fact, represents the future of financial and digital services.

And top it off — he posted the Bitcoin whitepaper on the congressional web server!

If McHenry’s statements are true, and if he is using his position as a Financial Services committee member to advance those ideas, I think we may have a consumer champion congressman to follow in the next two years.

As a fellow North Carolinian and advocate for consumer-friendly policies, I have been critical toward McHenry’s various positions in the past, specifically on legitimizing financial services for cannabis-related companies.

I believe the exact tagline I used was “The North Carolina Republican singlehandedly blocking progress on cannabis banking“.

Obviously, McHenry’s ideas and policies are more nuanced and deserve a closer look. I look forward to him expounding on that much more. So while we may not agree on cannabis banking, there still could be much to agree on with the congressman.

If more politicians in DC and various statehouses approached this issue like McHenry, perhaps our governments would be better vehicles for fostering innovation and helping grow consumer choice.

Kudos to you, Rep. McHenry.

Yaël Ossowski is deputy director of the Consumer Choice Center

Libra : Facebook va revoir sa copie sur sa monnaie virtuelle

Pour ne pas froisser les États et les banques, Facebook va changer la stratégie du Libra et proposer une solution de paiement global à l’image de PayPal. Le réseau social ne compte pas pour autant abandonner les principes fondamentaux de sa cryptomonnaie.

Lors de la présentation de sa cryptomonnaie Libra en juin dernier, tout s’annonçait pourtant bien pour Facebook. Gérée par une fondation suisse et épaulée par de grands noms de la finance, tels PayPal, Visa et Mastercard, le développement de la monnaie a très rapidement été freiné par des tirs de barrage provenant des États. La France, en premier lieu, considère illégale la création d’une telle monnaie par une société privée. La crainte de l’utilisation de la devise universelle pour réaliser du blanchiment d’argent a aussi pesé beaucoup sur la remise en question du Libra. Au final, les partenaires qui pesaient le plus lourd ont quitté le projet.

Le côté réglementaire a donc eu raison des premières intentions de la cryptomonnaie de Facebook. Pour le coup, le réseau social est actuellement en train de revoir sa copie. Selon les sources du site The Conversation, Facebook et les partenaires qui n’ont pas quitté le navire, comptent refonder totalement le projet.

Pour adoucir le courroux des États, plutôt que de créer une monnaie indépendante, la firme devrait plutôt proposer des déclinaisons numériques des devises, comme l’Euro, ou le dollar. Au final, pour se conformer à la législation, Libra pourrait tout simplement être assimilé à une plateforme de paiement de type PayPal.

Mais attention, Facebook ne compte pas pour autant mettre au rebut les principes de base du Libra. Il se donne juste du temps pour imaginer comment introduire cette cryptomonnaie. C’est pourquoi, la sortie de l’application Calibra, le portefeuille numérique du Libra, est décalée en octobre. De même, Facebook va restreindre cette application aux seuls États ayant émis des cryptomonnaies.

Pourquoi Libra est critiquée avant même son lancement ?

Comme prévu, Facebook a officiellement lancé sa monnaie virtuelle qui pourra être utilisée via Messenger et WhatsApp. Mais déjà, des voix s’élèvent contre cette cryptomonnaie accusée de faire le jeu du blanchiment d’argent ou de concurrencer les monnaies d’État.

Visa, Mastercard, Paypal, Vodafone, Free ou encore Uber et Lyft… Des dizaines de géants de la high-tech et du système bancaire, mais aussi des ONG, épaulent Facebook pour le lancement de Libra, une cryptomonnaie destinée aux utilisateurs de Facebook et de WhatsApp, soit plus de deux milliards d’internautes !

L’idée est simple : bénéficier d’un porte-monnaie virtuel pour acheter et vendre des biens, via la messagerie instantanée, sans passer par une banque. Le tout avec une devise équilibrée dont la valeur est indexée sur plusieurs monnaies en vigueur pour éviter toute spéculation. Date de lancement ? Début 2020.

La France et les États-Unis y sont opposés

Le projet est très ambitieux mais il s’attire déjà les foudres des administrations. En France, le ministre de l’Économie, Bruno Le Maire, a rappelé qu’une entreprise privée ne pouvait pas créer une monnaie, concurrente des devises d’État. Du côté des États-Unis, où Facebook est sous le coup d’une enquête judiciaire pour la collecte et l’exploitation des données personnelles de ses membres, une parlementaire, qui dirige la Commission des Services financiers, exige que Facebook se présente devant le Congrès pour répondre aux inquiétudes et aux questions des représentants.

D’autres craignent que ce ne soit le moyen idéal pour blanchir de l’argent. Réponse de David Marcus, qui dirige cette nouvelle entité, au micro de France Info : « Si un réseau tel que celui-ci émerge avec beaucoup plus de transactions numériques, beaucoup plus de traçabilité, je pense qu’on va grandement améliorer l’efficacité des programmes anti-blanchiment et notamment à travers les porte-monnaie numériques qui seront régulés sur ce nouveau réseau. »

Au consommateur de décider si c’est un bon système ou pas?

Du côté des consommateurs, Consumer Choice Center, équivalent de Que-Choisir à travers le monde, regrette que les législateurs réclament la suspension du projet : « Contrôler la réglementation sur Internet et les sociétés financières est important, mais la mentalité de “légiférer d’abord, d’innover plus tard”, qui est apparue en réponse à Libra, devrait mettre tous les internautes en pause. Si chaque nouvelle innovation Internet est désormais soumise à l’approbation du Congrès, ce serait un dangereux précédent pour l’avenir du choix du consommateur en ligne », a déclaré Yaël Ossowski, dirigeant de cette association de défense du consommateur. Les consommateurs ont le droit de choisir s’ils souhaitent utiliser des crypto-monnaies ou des réseaux sociaux, et sont conscients des risques et des avantages considérables qui en découlent. Les utilisateurs recherchent une alternative et s’intéressent aux nouveaux outils numériques en ligne. C’est pourquoi, il y a un tel intérêt. »

La cryptomonnaie de Facebook arrive le 18 juin

Une dirigeante de Facebook a confirmé l’arrivée prochaine de la monnaie virtuelle de Facebook. Elle sera indexée sur plusieurs monnaies pour éviter les fluctuations et parmi les différents objectifs du réseau social, il y a l’idée de mettre en place un authentique réseau de distribution semblable à celui des distributeurs de billets actuels. 

Différentes sources s’accordent sur la date de lancement officielle de la nouvelle cryptomonnaie de Facebook, qui porte le nom de code Libra, et ce serait pour le 18 juin. L’information a notamment été confirmée par Laura McCracken, à la tête des services financiers et des partenariats pour les paiements de Facebook pour l’Europe du Nord, dans une interview accordée au journal allemand WirtschaftsWoche.

Pensant l’information déjà publique, Laura McCracken a indiqué que Facebook publiera à cette date un livre blanc détaillant le fonctionnement de la cryptomonnaie, et a confirmé qu’elle serait liée à plusieurs devises différentes, plutôt que le dollar seul, afin d’éviter les fluctuations.

Des transferts d’argent sans frais

La cryptomonnaie est prévue pour passer outre les frontières géopolitiques et pourra être transférée sans frais via ses applications Messenger et WhatsApp partout dans le monde. La firme compte notamment en faire la promotion dans les pays en voie de développement, où elle pourrait constituer une alternative stable aux monnaies locales volatiles.

Selon The Information, la firme compte aussi encourager son utilisation dans le monde physique, en installant notamment des machines similaires aux distributeurs de billets, qui permettront d’échanger des devises contre des jetons de sa cryptomonnaie. Facebook compte également proposer des bonus à l’inscription, en partenariat avec des marchands qui accepteront cette nouvelle monnaie.

Originally published here.


The Consumer Choice Center is the consumer advocacy group supporting lifestyle freedom, innovation, privacy, science, and consumer choice. The main policy areas we focus on are digital, mobility, lifestyle & consumer goods, and health & science.

The CCC represents consumers in over 100 countries across the globe. We closely monitor regulatory trends in Ottawa, Washington, Brussels, Geneva and other hotspots of regulation and inform and activate consumers to fight for #ConsumerChoice. Learn more at consumerchoicecenter.org

Attempts To Block Facebook’s Libra Cryptocurrency May Backfire

Consumer group: Congressional attempt to block Facebook‘s Libra cryptocurrency harms consumer choice and will backfire

Washington, D.C. – Days after Facebook announced its new Libra cryptocurrency project, federal lawmakers issued stark warnings to the social media platform, and have now requested the project be put on ice.

The lawmakers issuing the warnings were Rep. Maxime Waters, chair of the House Financial Services Committee, as well as ranking member Rep. Patrick McHenry. Sens. Mark Warner and Sherrod Brown both stated independently that Congress “cannot allow” such a project.

In response, Consumer Choice Center Deputy Director Yael Ossowski says the lawmakers’ threats are harmful to consumer choice, and will ultimately backfire.

“Overseeing regulation on Internet and financial firms is important, but the ‘regulate first, innovate later’ mentality that came in response to Libra should give every Internet user pause. If every new Internet innovation is now subject to kneejerk congressional approval, that sets a dangerous precedent for the future of consumer choice online,” said Ossowski.

“Consumers have the right to choose if they want to use cryptocurrencies or social networks, and are aware of the great risks and benefits that go along with that. People want an alternative and they’re interested in new digital tools online. That’s why there is so much interest.

“Allowing political figures to freeze future innovations and projects because of temporary partisan politics will keep millions of consumers from being able to enjoy regular goods and services they enjoy online, not to mention being able to connect with thousands of their friends and family online.

“And it won’t stop here. If these threats continue, Bitcoin and dozens of other cryptocurrencies, as well as other social media platforms that millions of users have adopted, will also face well-intended but flawed regulation.

“We must have smart regulation that encourages competition, protects privacy, and ensures consumer choice. Prior restraint of innovation would be the opposite of that,” said Ossowski.


The Consumer Choice Center is the consumer advocacy group supporting lifestyle freedom, innovation, privacy, science, and consumer choice. The main policy areas we focus on are digital, mobility, lifestyle & consumer goods, and health & science.

The CCC represents consumers in over 100 countries across the globe. We closely monitor regulatory trends in Ottawa, Washington, Brussels, Geneva and other hotspots of regulation and inform and activate consumers to fight for #ConsumerChoice. Learn more at consumerchoicecenter.org.

Read more here

Federal regulators should trust progress, avoid blockchain red tape

THE HILL: The U.S. must embrace new technologies and marketplace innovation but also acknowledge that the price of progress includes occasional wrongdoing. The solution for said wrongdoing is not through paternalistic regulation and government intervention, but is best fixed through innovative responses that directly address the problems at hand.

Cryptocurrency Regulations Should Not Stifle the Innovative Potential of Blockchain Technology

By Nur Baysal | 12. February 2018 Recently, the prices of cryptocurrencies like Bitcoin and Ethereum made new headlines: After reaching a staggering all-time-high of $19,783 in December, the price of Bitcoin lost more than half of its value in January and February, dragging the price of other cryptos down alongside it. During this time, a plethora […]

Poll: Consumers say ‘hands off’ cryptocurrency, Bitcoin and Blockchain

CONTACT: Frederik Roeder Managing Director Consumer Choice Center 8. February 2018 Poll: Consumers say ‘hands off’ cryptocurrency, Bitcoin and Blockchain BERLIN, DE – In an online Twitter poll conducted by the Consumer Choice Center, 85 percent of respondents say they don’t want governments slowing down consumer innovation by outlawing cryptocurrencies and blockchain businesses. While not a scientific survey, […]

Scroll to top